Friday, December 8, 2017

Jelaskan yang dimaksud kalimat tanya retorik

Jelaskan yang dimaksud kalimat tanya retorik

Dalam kalimat tanya retorik, penanya sama sekali tidak menghendaki jawaban karena jawabannya sudah jelas dan pasti bagi pendengar atau bahkan karena terlalu banyak jawaban maka justru tidak terjawab (jawaban tidak dapat diutarakan).

Pertanyaan retorik semacam ini sering digunakan orang dalam pidato khotbah, orasi atau percakapan yang tujuannya bersifat persuasif. Pertanyaan retoris dikemukakan dengan bermacam-macam maksud sesuai dengan pokok pembicaraan. Pertanyaan retoris bertujuan untuk member semangat, menggugah hati, memotivasi, member kesadaran, dan sebagainya terhadap audiens atau pendengar. Selain itu pertanyaan retorik diajukan dengan tujuan untuk memberi penekanan pada suatu masalah.

Ciri-ciri pertanyaan retorik:
berbentuk pertanyaan dan penegasan,
a. terkadang menggunakan kata tanya,
b. tidak memerlukan jawaban,
c. orang yang bertanya dan yang ditanya sama-sama mengetahui jawabannya,

Contoh:
a. Apakah semua manusia memerlukan uang?
b. Adakah di antara kalian yang ingin tidak lulus?
c. Mungkinkah saya terbang ke awan?
d. Adakah manusia di dunia ini yang ingin masuk neraka?