Type something and hit enter

author photo
By On
Pengertian Isotonik - Kata ‘isotonik’ berarti ketegangan atau bobot yang sama. Dalam kontraksi ini, ketegangan berkembang secara konstan seiring dengan perubahan panjang otot. Ini melibatkan pemendekan otot dan kontraksi aktif dan relaksasi otot-otot dan terjadi saat gerakan seperti berjalan, berlari, melompat-lompat dll.

Pengertian Kontraksi Otot Isotonik

Kontraksi isotonik dapat dibagi lagi menjadi dua kategori sebagai konsentrik dan eksentrik. Dalam kontraksi konsentris, otot lebih pendek sedangkan, dalam kontraksi eksentrik, otot memanjang selama kontraksi. Kontraksi otot eksentrik adalah penting karena dapat mencegah perubahan panjang yang cepat yang dapat merusak jaringan otot dan menyerap guncangan.

Ketika otot bekerja dengan kontraksi secara isotonik maka bagian tubuh dimana otot melekat akan bergerak. Kontraksi isotonik memiliki 2 tipe yaitu :

  1. Kontraksi isotonik memendek - Ketika suatu otot berkontraksi dan kedua titik perlekatan otot tersebut saling mendekat satu sama lain, maka kontraksi tersebut dikenal sebagai kontraksi isotonik memendek. Sebagai contoh, ketika lengan diangkat ke samping dan abduktor should berkontraksi dengan isotonik memendek.
  2. Kontraksi isotonik memanjang - Ketika perlekatan suatu otot bergerak secara perlahan menjauhi satu sama lainnya dari titik perlekatannya dan otot tersebut menghasilkan gerakan dalam pola yang terkontrol, maka aksi otot tersebut disebut dengan kontraksi isotonik memanjang. Sebagai contoh, ketika tubuh dalam posisi berdiri tegak dan lengan diturunkan dari abduksi ke adduksi maka abduktor shoulder akan mengontrol gerakan tersebut dan bekerja secara isotonik memanjang.

Kontraksi isotonik memendek dapat terjadi dalam berbagai keadaan,yaitu  kapan pun gerakan yang terjadi sering titik perlekatan otot saling mendekat dimana kerja otot akan berkontraksi secara isotonik memendek. Bagaimanapun juga, kontraksi isotonik memanjang hanya dapat terjadi jika ada gaya eksternal yang teraplikasikan pada komponen yang bergerak dan bagian tubuh tersebut akan bergerak secara perlahan sehingga titik perlekatan otot saling menjauh.

Dalam latihan isotonik tampak anggota tubuh yang bergerak. Kontraksi isotonik meliputi dua macam bentuk, yaitu kontraksi konsetrik yaitu otot memendek dan kontraksi eksentrik yaitu otot memanjang. Kontraksi konsentrik adalah tipe kontraksi otot yang lebih umum. Latihan isotonik biasanya dilakukan dengan memakai beban, baik dengan beban tubuh sendiri maupun beban dari luar, seperti lempengan besi, katrol, atau mesin latihan.

Dalam kegiatan olahraga salah satu contoh nyata kontraksi isotonik adalah ketika lengan seseorang mengangkat dumble. Untuk mengangkat dumble dari posisi lengan lurus menjadi lengan di tekuk, otot biceps brachii berkontraksi dalam pola kerja isotonik. Isotonik diartikan sebagai pola kontraksi yang berpegang pada tonusnya tetap, sebaliknya panjang ukuran oto berubah/memendek. Kontraksi isotonik juga disebut kontraksi otot kontraksi konsentris atau dinamis.

Secara anatomis otot biceps brachii berlokasi di lengan atas anterior. Otot ini mempunyai origo di tulang scapula. Tepatnya adalah di proseseus coracoideus dan supra glenoidalis scapula. Sedang intersisnya ada di tulang radius (tuberositas radial). Ketika berkontraksi isotonik maka lengan bawah akan terangkat ke atas atau fleksi lengan terjadi.

Baca Juga :